Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa-siswi SMPN 2 Kuta dalam ajang Porsenijar Kabupaten Badung 2026 cabang seni. Tim Mapidarta Bahasa Bali berhasil memborong dua medali pada cabang seni, yang sekaligus mengukuhkan posisi SMPN 2 Kuta sebagai Juara Umum 3 tingkat SMP pada cabang tersebut.
Pada kategori Mapidarta Bahasa Bali Putri, Ni Putu Tania Bintang Kartana (VIII K) berhasil meraih Juara 1. Sementara itu, pada kategori Mapidarta Bahasa Bali Putra, I Gusti Ngurah Agung Aditya Mahendra (IX E) berhasil meraih Juara 2.
Keberhasilan ini disambut dengan penuh rasa syukur oleh para pemenang. Tania Bintang mengungkapkan kebanggaannya dapat membawa nama baik sekolah di tingkat kabupaten. “Saya merasa sangat bangga bisa membawa nama Spenduta sebagai peraih juara dalam ajang perlombaan Pidarta Porsenijar 2026. Saya berharap ke depannya bisa terus meningkatkan bakat saya dalam bidang pidarta. Saya juga berharap melalui perlombaan seperti ini semakin banyak orang yang melestarikan penggunaan Bahasa Bali,” ungkapnya.
Senada dengan Bintang, Gung Adit juga juga mengungkapkan rasa syukur atas hasil yang diraih. “Saya sangat senang karena dapat berkontribusi di ajang lomba ini. Dari pengalaman ini saya merasa masih banyak hal yang perlu ditingkatkan. Semoga di kesempatan yang akan datang saya dapat meningkatkan kemampuan saya lagi,” tuturnya rendah hati.
Keberhasilan tim ini tidak lepas dari bimbingan intensif pembina, I Made Gargita. Ia menekankan bahwa hasil manis ini adalah buah dari kedisiplinan dan latihan yang konsisten. “Saya sangat bersyukur atas prestasi yang diraih oleh Bintang dan Gung Adit. Proses yang mereka lalui tidaklah mudah karena membutuhkan latihan yang konsisten, pemahaman materi, serta keberanian untuk tampil dan menyampaikan gagasan menggunakan Bahasa Bali dengan baik. Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, serta semangat mereka.”
Ia juga berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus mencintai dan menggunakan Bahasa Bali dalam kehidupan sehari-hari serta berani berprestasi dalam berbagai ajang. “Terima kasih saya ucapkan untuk Bintang dan Gung Adit yang sudah mau diajak untuk terus belajar. Tentunya jangan berhenti sampai di sini, tetapi teruslah belajar dan mengembangkan kemampuan,” tutupnya.
Prestasi ini sekaligus menunjukkan komitmen SMPN 2 Kuta dalam mendukung pelestarian bahasa dan budaya Bali melalui partisipasi aktif siswa dalam berbagai kegiatan pelestarian Bahasa Bali maupun seni dan budaya Bali.


