SMP Negeri 2 Kuta sukses melaksanakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun 2026 pada 13–17 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh murid baru kelas VII yang berjumlah 323 siswa. MPLS Ramah 2026 dilaksanakan sebagai masa pengenalan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, menyenangkan, serta bebas dari kekerasan dan perpeloncoan. Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi murid baru untuk mengenal lingkungan, budaya, tata tertib, serta berbagai potensi yang ada di SMP Negeri 2 Kuta.
Mengusung semangat “Sekolahku Aman, Nyaman, dan Menyenangkan”, kegiatan MPLS Ramah 2026 memiliki tujuan utama, yaitu membangun karakter positif, mewujudkan lingkungan sekolah yang aman dan inklusif, serta mendorong semangat belajar dan kolaborasi. Selama kegiatan, para peserta mendapatkan berbagai materi utama, seperti Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun), Pagi Ceria, Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, Lestari, Sopan dan Santun Bermedia Sosial, serta Gerakan Rukun Sama Teman. Selain itu, peserta juga mendapatkan materi pilihan yang meliputi pengenalan kurikulum dan wawasan Wiyata Mandala, pendidikan karakter dan lingkungan sekolah, serta pengenalan ekstrakurikuler yang dapat menjadi wadah bagi murid untuk mengembangkan minat dan bakat.
Dalam laporan penutupan kegiatan, Ketua Panitia MPLS Ramah 2026, Ni Kadek Findayani, S.Si., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan telah berjalan dengan baik.
“MPLS Ramah diikuti oleh seluruh murid baru kelas VII berjumlah 323 siswa. Pelaksanaan berjalan aman, tertib, dan lancar,” ungkapnya.
Kegiatan MPLS Ramah 2026 secara resmi ditutup pada Jumat, 17 Juli 2026. Dalam sambutannya, Kepala SMPN 2 Kuta, I Made Sujana, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah menyukseskan kegiatan.
Beliau juga menekankan pentingnya kedisiplinan dan pembentukan karakter positif bagi seluruh murid baru. Menurutnya, MPLS bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan kesempatan bagi murid untuk memahami lingkungan sekolah dan mempersiapkan diri menjadi bagian dari keluarga besar SMPN 2 Kuta. “Semua materi yang didapatkan agar dipahami dengan baik. Pakailah kesempatan menjadi murid di sekolah ini untuk mengembangkan prestasi dan bakat kalian. Belajarlah di sekolah ini supaya kalian bisa berguna kelak dan berhasil,” pesannya.
Kepala sekolah juga mengingatkan murid agar menjaga nama baik sekolah dan tidak melakukan tindakan yang dapat mencoreng nama SMPN 2 Kuta. Selain itu, beliau menyampaikan pesan penting agar murid tidak menyebarkan informasi yang tidak jelas kepada siapa pun, terutama melalui media sosial.
Bagi peserta, kegiatan MPLS Ramah 2026 menjadi pengalaman berkesan. Komang Devika Kamaratih Pramesthi mengaku awalnya merasa gugup, tetapi suasana kegiatan yang ramah membuatnya lebih cepat beradaptasi. “Awalnya saya grogi, tapi saat MPLS ternyata kakak OSIS-nya ramah banget. Banyak games, yel-yel, dan bisa berkenalan dengan teman baru. Saya jadi tahu tata tertib sekolah, visi misi sekolah, ekstrakurikuler, dan tata cara upacara yang benar. Disuruh maju memperkenalkan diri di depan kelas juga membuat saya lebih berani dan percaya diri,” tuturnya.
Kesan positif juga disampaikan oleh I Made Ananta Wibawa Putra. Ia mengaku bahwa MPLS menjadi pengalaman yang sangat berkesan karena dapat mengenal teman, guru, dan lingkungan sekolah yang baru.
“Awalnya gugup, tetapi kemudian menjadi senang karena bisa mengenal teman baru, guru, dan lingkungan sekolah. Materinya bermanfaat dan acaranya tidak membosankan. Semoga MPLS selanjutnya tetap mengedepankan kekeluargaan, tidak ada perpeloncoan, dan bisa lebih menumbuhkan rasa cinta terhadap sekolah,” harapnya.
Dengan berakhirnya MPLS Ramah 2026, seluruh murid baru diharapkan dapat memulai perjalanan pendidikan di SMPN 2 Kuta dengan semangat baru, karakter positif, serta kesiapan untuk belajar, berkolaborasi, dan mengembangkan potensi diri. Selamat datang di keluarga besar SMP Negeri 2 Kuta. Mari tumbuh bersama menjadi generasi yang berkarakter!






